SELAMAT DATANG KAWAN-KAWAN SAYA UCAPKAN-IKUTI TERUS YA INFO2 TERBARU YANG SAYA DAPATKAN

Sabtu

Mau Bisnis, Gimana Mulainya?


Pasti sering banget kita denger orang bilang, "Pengen bisnis nih, tapi nggak tahu bisnis apa!".
Bila ditanya apakah mereka ingin memiliki uang tambahan dan tak hanya mengandalkan penghasilan sebagai karyawan, bisa jadi 100% orang akan menjawab, "Iya!". Pastinya dong! Hari gini, siapa yang tak perlu uang lebih?
Namun, bagaimana caranya sih untuk menentukan bisnis seperti apa yang ingin kita geluti?
Ada beberapa cara, tapi yuk kita diskusikan bareng-bareng. Berikut beberapa pendapat saya:

  1. Berdasarkan minat atau hobi
    Beqe, teman saya sangat hobi mendesain. Kebetulan pekerjaannya juga sebagai graphic designer. Dia bisa membuat gambar yang keren dan bermimpi bisa menjualnya. Satu hari seorang teman bilang bahwa dengan berjualan kaos di Kaskus saja dia bisa mendapatkan keuntungan bersih Rp 3 juta per bulan. Wow, tanpa pikir panjang lagi, Beqe langsung membeli mesin untuk mencetak kaos.
    Bayangkan, bisa menyalurkan hobi dan mendapatkan uang tambahan! Pilihlah pekerjaan yang Anda cintai, maka seumur hidup Anda tidak harus bekerja – Confucius.

  2. Berdasarkan kesempatan
    Pintar-pintar melihat kesempatan yang ada di sekitar Anda. Misal, lokasi rumah Anda dekat dengan gym atau tempat olahraga. Sudah pasti mereka memerlukan seseorang untuk mengurus handuk-handuk kotor yang dipakai anggota mereka. Kemungkinan besar, bila Anda menawarkan diri untuk memberikan jasa cuci kiloan, mereka tidak akan menolak.
    Atau bila tak jauh dari rumah Anda tersedia lahan parkir cukup besar yang dimanfaatkan motor, bayangkan pundi-pundi uang yang bisa Anda dapat dengan membuka jasa cuci helm di sana!
    Anda juga bisa mencari kesempatan ini dari saudara ataupun teman Anda. Bisa jadi ada yang mereka butuhkan, dan Anda bisa menyediakannya. Sangat penting menjaga network atau jejaring sehingga Anda tidak ketinggalan kabar berita dan kesempatan.

  3. Berdasarkan modal
    Nah, seringnya ini yang kita gunakan. "Aku cuma punya uang segini, cukupnya bisnis apa ya?" Yang perlu Anda ingat, yang terpenting bukan berapa jumlah uang yang Anda punya, tapi seberapa niat Anda untuk berbisnis dan mengasilkan uang lebih banyak. Uang sedikit bukan hambatan, sudah banyak bank dan penyedia kredit untuk usaha kecil. Selain itu, Anda pun bisa mengakalinya dengan mencari partner.
    Dan tak perlu terlalu ambisius dengan membuat usaha yang langsung besar. Mulai dari yang kecil dulu. Kita harus memaksimalkan modal minim itu sehingga bisa mendapatkan hasil maksimal, lalu bisa kita investasikan lagi untuk menambahkan pendapatan.
    Kurang lebih 8 tahun yang lalu, saya mengenal Yogi, dia pendiri Bebek Yogi yang terkenal itu. Saat itu Bebek Yogi masih abstrak dalam benaknya. Dia pun masih bekerja sebagai cameraman di MTV. Dia bercerita tentang resep masakan yang menurutnya enak banget, dan cita-citanya untuk membuat usaha sendiri. Saya bilang, coba saja, apa yang harus kamu takutkan. Tak lama saya dengar bahwa dia sampai harus menjual beberapa barangnya untuk membuat Bebek Yogi. Tapi sekarang, jarang pencinta wisata kuliner yang tak mengenalnya!

Banyak sekali cara untuk memulai bisnis yang belum saya tuliskan di sini. Namun yang penting, jangan terlalu pusing memikirkan detail A, B, C. Banyak orang pantas sukses gagal berbisnis karena kelamaan mikir, nggak maju-maju! Sampai kapan diam di tempat?

To do list :

  1. Pikirkan dengan baik; apa yang Anda sukai, dan temukan cara untuk mengkomersialkannya.
  2. Jangan berhenti dengan satu ide. Kumpulkan beberapa ide bisnis, biasanya hati Anda akan condong ke satu ide yang paling berkenan di hati Anda. Itu bisa jadi awal.
  3. Amati dan membaurlah dengan lingkungan Anda. Apakah ada sekolah di sana? Apakah mereka perlu kaos seragam? Apakah mereka perlu mobil antar jemput anak sekolah? Apakah di sekitar Lihat lagi kesempatan apa saja yang bisa Anda ambil dari lingkungan Anda.
  4. Menjaga hubungan dengan saudara dan teman. Milikilah sifat dan sikap yang terbuka, senang berteman dan berkenalan dengan siapa saja. Sebab seringkali kesempatan datang dari orang-orang yang kita kenal dan mempercayai kita.
  5. Modal memang diperlukan, namun jangan jadikan itu alasan untuk tidak berbisnis. Mulai dari yang kecil, namun bekerjalah dengan total dan semaksimal mungkin agar yang kecil itu bisa membuahkan hasil maksimal.
  6. Utamakan kepuasan konsumen. Sekecil apapun bisnis Anda pada awalnya, bertindaklah seperti seorang profesional yang berprilaku bahwa konsumen adalah segalanya. Servis yang memuaskan pastinya akan berbuah rekomendasi. Orang lebih percaya pada rekomendasi temannya dibanding iklan di lembaran flyer yang Anda buat.

Promosi Gratis Yuk!


Kalau bisa gratis, ngapain bayar? Masalah klasik bagi pebisnis saat memulai usahanya adalah dana promosi yang terbatas. Bikin flyer, kayaknya bertentangan dengan gerakan go green. Membuang kertas (plus hasilnya juga sulit diukur). Pasang iklan di koran, alamak mahalnya!

Hadirnya sosial media seperti Facebook, Twitter, Blog, Youtube, Linked in dan sejenisnya bak hembusan angin segar di tengah tipisnya dana untuk berpromosi. Dengan jumlah anggota Facebook sebanyak 800 juta orang yang tersebar di seluruh dunia, bisa dibayangkan betapa besar potensinya!

Ada beberapa cara sederhana bila Anda ingin berpromosi di sosial media. Berikut beberapa cara favorit yang bisa kita bahas bersama-sama

  1. Facebook Pages (facebook.com)
    Facebook Pages atau yang dulunya sering disebut Fanpage bisa dibuat oleh siapa saja secara gratis. Proses pembuatannya simpel kok. Keuntungannya? Mungkin hampir setiap hari Anda melihat foto penjual di FB yang men-tag barang dagangannya ke salah satu teman Anda. Bila 1 orang yang dia tag foto tadi memiliki 1.000 orang teman, maka bayangkan bila dia men-tag 10 orang di foto tersebut. Kemungkinan iklannya dilihat oleh 10 ribu orang dalam sehari sangat menggiurkan! Berapa biaya yang harus dikeluarkan? Zero! Hanya waktu juga konsistensi dalam berpromosi dan menjawab pertanyaan. Bila Anda memiliki dana untuk promosi, boleh-boleh saja memasang iklan di FB agar jumlah member di Page Anda cepat bertambah.

  2. Blog (wordpress.com)
    Dibanding Facebook Page, Blog lebih disukai untuk menampilkan barang dagangan dengan lebih teratur. Ini bisa jadi pilihan kalau Anda tidak ingin membeli domain dan membuat situs sendiri. Bila Anda menjalankan usaha kecil yang fokus pada sales dibanding branding, tak perlu terlalu payah mengeluarkan uang banyak untuk membuat situs sendiri.
    Namun, proses promosi di jejaring blog tidak semudah di FB Pages karena jaringan FB yang memang sangat kuat. Blog seperti WordPress.com atau Blogger.com lebih tertutup dalam hal promosi. Bisa jadi karena blog memang berasal dari Web Log, jadi awalnya dibuat untuk keperluan log alias simpan data dibanding untuk jejaring.
    Satu buah blog yang berganti baju menjadi market place alias tempat belanja adalah Multiply.com. Melihat potensi yang ada dan banyak pedagang yang berjualan di sana, mereka pun fokus untuk memudahkan orang berbelanja di sana. Semua proses gratis dan tidak ribet. Orang senang berjualan di Multiply sebab mereka bisa melihat siapa saja yang sudah berkunjung ke halaman mereka. Jadi mereka gampang mem-follow up peminat mereka tersebut.

  3. Twitter (twitter.com)
    Nah, ini nih yang sedang ramai sekali dibicarakan orang. Mau tahu kenapa Twitter spesial? Karena sifat Twitter yang sangat sederhana dan live. Maksudnya live adalah real time. Misal, Anda sedang makan di restoran enak, Anda bisa twit “Oi lemak nian pempek si Api ini. Lokasinyo di Balarajo.” Jadi Anda bisa menyampaikan plus menerima informasi secara cepat, seketika.
    Twitter dibatasi hanya 140 karakter, jadi orang harus pintar-pintar menyusun kata-katanya. Anda pun bisa menggunakan fitur search-nya untuk mencari orang-orang yang memang berminat dengan produk Anda. Misal; Anda tahu minggu depan Persija akan bertanding dengan Persib, dan ingin menjual kaos bola. Anda search saja di Twiiter: “Persija”, “Persib”, “Pertandingan Bola” dan kata-kata lain yang relevan. Saat Anda temukan fans klub bola yang nge-twit tentang tim favoritnya, Anda tawarkan saja kaos dagangan Anda. Lebih bagus lagi kalau Anda bisa foto dagangannya, lalu sertakan di twit Anda.
    Misal, @swijaya nge-twit “Nggak sabar pengen nonton pertandingan Persib minggu depan!”. Anda search Persib dan menemukan twit tadi. Anda balas saja dengan me-mention dia “@swijaya bro suka Persib juga? Saya ada kaos keren nih! Minat gak? Murah banget! *masukkan foto kaosnya*.” Gampang sekali kan?

    Banyak cara untuk bisa berpromosi dengan biaya Rp 0. Yang penting Anda kreatif, tidak segan belajar hal-hal baru, dan konsisten dalam berpromosi agar hasil yang didapatkan sesuai.

7 Tip cerdas promosi di Social Media

  1. Pilih nama profil yang gampang diingat, unik. Tak selamanya harus nama perusahaan.
  2. Sering update & posting hal-hal yang menarik, lucu, atau bermanfaat agar memancing pembicaraan. Jadi, tidak harus melulu tentang dagangan, sebab orang pasti akan jenuh!
  3. Kualitas foto barang dagangan yang ditampilkan harus benar-benar bagus. Jadi orang senang melihatnya.
  4. Berikan info yang lengkap tentang barang dagangan dan cara menghubungi Anda.
  5. Mengerti sifat masing-masing social media yang berbeda, jadi bisa memanfaatkan kelebihan-kelebihannya. Misal, jangan tulis “artikel” di tweet dengan menggunakan twitlonger. Orang malas membacanya!
  6. Gunakan gaya bahasa yang santun dan menyenangkan agar orang tidak segan berkomunikasi dengan Anda.
  7. Gunakan gaya bahasa digital yang membuat calon pembeli dunia maya merasa Anda mengerti "gaya bahasa" dia. Misal, guanakan ": )" Di akhir kalimat agar terlihat bersahabat. "-.-" untuk efek-efek gundah, atau o.O untuk terlihat heran. Intinya, kreatifitas Anda bisa menarik mereka untuk berbisnis dengan Anda. Kedekatan emosional penting, karena di dunia maya Anda tidak dapat “bertemu langsung” layaknya di toko atau dunia nyata.

8 Cara Sukses ala Chris Gardner


Pernah nonton "The Pursuit of Happiness" yang dimainkan oleh Will Smith? Kalau belum, maka Anda wajib menonton film yang berdasarkan kisah sejati ini. Film ini menggambarkan perjuangan Chris Gardner yang sempat bangkrut, tidak punya tempat tinggal, hingga tidur di kamar mandi stasiun kereta api bersama anaknya. Ia berjuang sebagai salesman, hingga akhirnya sukses menjadi seorang bilyuner.

Anda juga mau jadi bilyuner ? Chris berbagi beberapa tip meraih kesuksesan agar cita-cita Anda itu tercapai.

  1. Lakukan apa yang Anda sukai, meski yang lain tidak menyetujuinya. Sering kali kita mendengar pendapat orang lain yang akhirnya malah membuat kita down. Bukannya semangat berbisnis, kita malah jadi takut kalau rencana kita tidak disetujui orang lain. Well, ANDA-lah yang akan berbisnis, dan kalau orang lain tidak suka dengan rencana Anda, itu masalah mereka, bukan Anda.
  2. Lakukan hal yang Anda sukai, namun tetaplah realistis. Gardner bilang, hal tersulit yang pernah orang tanyakan ke saya adalah "Pilih mana: hal yang kita cintai atau hal yang praktikal". Hal yang praktikal maksudnya hal yang secara gampang menghasilkan uang. "Saya tidak bisa menjawabnya. Sebab saya harus melakukannya.Saya sangat mencintai karir saya di financial services, tapi saya juga mencintai kegiatan menafkahi anak saya."
  3. Bangunlah bisnis Anda sendiri, janganberpikir satu-satunya cara sukses adalah dengan bekerja di perusahaan.
  4. Buat perencanaan. Jangan hanya bergantung pada keyakinan saja.Buatlah perencanaan yang jelas, menarik & konsisten. Yang paling penting: Anda harus berkomitmen pada usaha Anda. Sering sekali orang hanya semangat pada awalnya saja.
  5. Gunakan kelebihan Anda. Apakah Anda pintar meyakinkan orang, berbakat dengan hal-hal teknikal, semua bakat dan keahlian itu bisa dengan gampang Anda gunakan untuk banyak bidang pekerjaan dan aneka industri.
  6. Mandirilah, dan jaga diri Anda sendiri. Jangan mengharapkan bantuan dari saudara, teman, atau siapapun juga.Dalam berbisnis, hal-hal buruk bisa terjadi, meski begitu, Anda harus cukup kuat untuk mengangkat diri Anda sendiri.
  7. Ingatlah mana yang benar-benar penting. Di Amerika banyak orang bekerja untuk mendapatkan harta benda, kata Gardner. Sekarang, semua orang harusnya focus pada hal yang benar-benar penting: keluarga dan teman-teman.
  8. Sekecil dan selambat apapun berkembangnya usaha Anda, tetap saja itu perkembangan yang berarti. Selama usaha Anda ada kemajuan, meski kecil, semua itu berarti.Jangan gampang menyerah dan patah semangat!

Anda punya tip juga supaya kita semua bisa semakin sukses?

Seth Godin: Berteriak dan Berbisik


Kalau membaca kata-kata “Permission Marketing”, langsung teringat Seth Godin. Ia adalah penulis buku “Purple Cow”, “Tribes” dan yang terbaru “Poke the Box”. Seth tidak menyetujui cara menjual yang sembarangan. Dia selalu menyarankan agar penjual menghargai calon konsumennya, yang berarti: tidak boleh spamming, tidak boleh menipu, dan harus menepati janji-janji yang diberikan.

Ia juga menganjurkan agar orang-orang berpikir secara berbeda, dan tidak mengikuti gerakan mainstream. Karena kalau kita semua sama, apa lagi yang menarik orang untuk melihat kita? Dan satu-satunya cara agar jasa atau produk kita diperhatikan orang adalah dengan menjadi remarkable.

Salah satu posting Seth di situsnya adalah tentang “Berteriak dan berbisik”. Dia mengilustrasikan tentang betapa berisiknya suara-suara di airport yang mengharuskan penumpang anu harus naik pesawat anu. Dan saking berisiknya teriakan-teriakan itu, kita yang mendengar cenderung mengacuhkannya. Sama seperti dulu kita mengacuhkan ibu yang terlalu sering berteriak, melarang ini itu. Begitu juga yang kita lakukan dengan iklan. Sadarkah bahwa saat membuka detik.com, lalu keluar pop up banner, kita sudah tahu betul dimana tombol x untuk menutup banner tersebut tanpa kita harus peduli dengan isi banner-nya? Atau kita mulai mem-blur-kan pandangan kita pada bagian kanan Facebook karena tahu itu isinya iklan.

Tugas kita saat menjual barang dan jasa pun menjadi semakin sulit. Haruskah kita “berteriak lebih keras”? Membuat iklan yang norak, memajang wanita seksi (meski nggak nyambung dengan produknya), dan hal-hal lain yang –semoga- bisa membuat iklan kita lebih menonjol dibanding yang lain?

Nggak seperti yang kita duga, Seth malah menganjurkan kita untuk melakukan hal yang sebaliknya. Berbisiklah. Menurutnya, dengan berbisik orang terpaksa ingin mendengar apa yang akan kita katakan padanya dengan lebih seksama. Daripada berteriak, sama seperti kompetitor Anda, berbisiklah tentang hal-hal yang menarik dan relevan bagi calon konsumen Anda.

Hmmm, jadi dibanding menghabiskan suara Anda untuk berteriak dan menghabiskan tenaga, lebih baik mengatur strategi dan membuat langkah yang pintar.

Melakukan hal yang sama seperti pasar hanya akan membuat Anda menjadi follower, sementara dengan melakukan hal yang berbeda untuk mendapatkan hasil yang maksimal, Anda pun bisa menginspirasi orang lain.


Top Salesmen vs Average Salesmen

Sebagus apapun konsep bisnis yang kita miliki, kalau tidak mampu menjual ya sama juga bohong.

Bisa jadi kita tidak punya kemampuan berjualan, tidak apa. Ingat bahwa tiap orang memiliki bakat natural masing-masing, yang bila diasah akan menjadi sangat tajam dan luar biasa. Bukan berarti Anda yang merasa tidak bisa jualan tidak boleh meningkatkan kemampuan diri ya. Namun, untuk mendapatkan hasil maksimal dalam jangka waktu singkat, tentunya baik sekali bila Anda bisa memiliki tim Sales yang bisa mendukung bisnis Anda.

Sebuah situs leadsexplorer.com membahas tentang perbedaan antara Top Salesmen dengan Average Salesman. Hati-hati saat memilih karyawan, karena bila salah pilih, bisnis Anda lah taruhannya. Pastikan bahwa mereka yang menjadi Sales, ujung tombak perusahaan Anda adalah Top Salesmen, bukan sekadar karyawan yang mengharap gaji bulanan.

Closing Question

Top Salesmen tahu saat yang tepat untuk meng-close sebuah deal. Dia sangat yakin jawaban yang ia dapatkan akan positif. Sementara Average Salesman bahkan tidak dapat melihat sinyal-sinyal penolakan.

Pekerjaan atau Bisnis

Top Salesmen melihat karir mereka sebagai bisnis mereka sendiri; mereka bergairah untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Average Salesmen datang untuk menuntaskan pekerjaan menjual mereka.

Laporan Penjualan

Top Salesman akan mengakui bila dia tidak menjual apapun selama seminggu; mereka hanya merasa produktif saat menjual sesuatu. Average Salesmen akan memberitahu Anda apa saja aktivitas dia secara detail, menganggap itu adalah hasil sales, padahal cuma kegiatan biasa saja.

Raport & Hubungan Konsumen

Top Salesmen akan menyimpan raport atau penilaian akan kinerjanya sendiri dan menjaga hubungan dengan konsumen yang potensial, dalam keadaan apapun. Average salesmen tidak peduli tentang konsumen yang gagal ia dekati. Bahkan bisa jadi ia pun mengindahkan mereka yang pernah menjadi konsumennya.

Menyalahkan Siapa?

Top Salesmen akan menyalahkan diri sendiri bila gagal. Average salesmen selalu punya alasan untuk kegagalannya – biasanya menyalahkan management, perusahaan – siapapun asal bukan diri mereka sendiri.

Kesuksesan

Top salesmen memiliki terlalu banyak success story, mereka sudah tidak menghitung-hitungnya lagi apalagi membesar-besarkannya. Average salesmen akan membangga-banggakan deal yang pernah mereka tutup.

The Sales Growth

Top Salesmen selalu haus untuk mendapatkan lebih, tidak pernah menyerah dan dengan sendirinya selalu belajar, ingin memperbaiki diri. Average salesmen ingin melakukan hal dengan konsisten, dan tidak menyukai perubahan.

Banyak sekali perbedaan antara penjual yang benar-benar bagus dengan kebanyakan penjual lainnya. Biasanya kita bisa melihatnya dalam sekejap. Namun hati-hati bila di antara tim kita semua terlihat rata dan sama, tidak ada yang menonjol dan menimbulkan gairah dalam berjualan, bisa jadi tak satupun dari mereka yang merupakan Top Sales.

Bagaimana? Apakah Anda siap untuk berburu Top Sales yang bisa membantu Anda meraih kesuksesan?

Perkenalkan, ini Gagal Temanku

Oleh: Maulana @molanku Hidayat

Apapun yang Anda lakukan please jangan takut gagal. Kalo sampai gagal? Coba lagi... Kalau tetap gagal lagi? Ya coba lagi... Nah kalo gagal terus? Ya coba terus dong... Sampai kapan? Saran kami “Sampai Anda berada di tempat yang bernama sukses dan bahagia” bukan “sampai tempat yang Anda inginkan”. Mengapa?

Pernah mendengar nama seorang pemain film bernama Denzel Washington? Dulu dia bercita-cita menjadi seorang dokter. Tapi nasib berkata lain. Sekadar mengingatkan, dia adalah pemain film yang pernah mendapatkan “beberapa” Piala Oscar, supremasi tertinggi di bidang film yang diincar semua insan film. Nggak banyak sih yang pernah dia dapatkan “cuma” lima saja. Lumayan kan? Lumayan bangettttttt pastinya! Buat dapet satu Piala Oscar aja orang harus jungkir balik! Ini sampe 5 piala! Luar biasa sekali... Ketika ditanya “Hei Denzel, apa sih rahasianya bisa sukses?” bukannya menjawab Denzel malah bertanya “Sori bos, apakah Anda punya keberanian untuk gagal? Jika Anda berani berarti Anda akan bergabung bersama orang-orang seperti saya. Jika Anda tidak memiliki keberanian berarti Anda tidak akan mencoba bahkan untuk sekalipun” jawaban Denzel seperti itu. Ketika ditanya lagi “Lah kalau gagal bagaimana Denzel?” kemudian Denzel menjawab “Belajarlah dari kegagalanmu dan terus berusaha...”.

Dan ternyata sejak dulu Denzel Washington sudah berteman dengan kegagalan, bayangkan dulu Denzel adalah seorang mahasiswa Ilmu Kedokteran di Fordham University di New York. Karena ngerasa gagal di Ilmu Kedokteran dia pindah jurusannya menjadi Ilmu Hukum, ternyata Ilmu Hukum tidak membuat dia menjadi mahasiswa yang bahagia, dia pun memilih Jurnalisme. Tapi di Program Jurnalisme justru Denzel nyaris drop out sebelum akhirnya mengubah program studi dan memperoleh gelar sarjananya pada jurusan drama. Dan dia pun menemukan kebahagiaan dan kesuksesan di dunia akting. Dari Ilmu Kedokteran sampai pemain film peraih penghargaan oscar? Itu yang dimaksud dengan “Sampai Anda berada di tempat yang bernama sukses dan bahagia” bukan “sampai tempat yang Anda inginkan”.

Masih banyak lagi contoh-contoh orang yang tidak takut gagal bahkan bersahabat dengan gagal sampai menemukan tempat yang bernama sukses dan bahagia. Siapa yang tidak tahu KFC, Kentucky Fried Chiken, pemilik resepnya adalah seorang tentara kernama Kolonel Sanders. Sebelum ayam gorengnya terkenal sedunia Kolonel Sanders pernah ditolak 1433 restoran! Bayangkan kalau di penolakan ke 20, 40 atau 60 dia menyerah, mungkin dia tidak akan merasakan sukses dan bahagia karena pada akhirnya resepnya diakui oleh dunia. Dan kita pun tidak akan pernah merasakan kerenyahan ayam goreng untuk selamanya. Untung kegagalan dijadikan teman oleh Kolonel Sanders.

Ada lagi yang lebih parah , Anda pasti tau Thomas Alfa Edison kan? Ada yang bilang kalau penemu bola lampu pijar ini katanya pernah mengalami kegagalan percobaan sebanyak 8888! Bayangkan kalau Thomas Alfa Edison patah semangat sampai percobaan yang ke 8 atau ke 80 atau ke 800 atau ke 8000 mungkin dunia ini akan gelap dalam waktu yang lama. Untung kegagalan dijadikan teman oleh Thomas Alfa Edison.

Masih ada lagi contoh kasus dari negeri sendiri yang kami lihat dengan mata kami sendiri, Tahun 2009 didaerah Puncak Cisarua Bogor ada satu perkampungan bernama Cikoneng yang belum tersentuh dengan listrik. Belasan tahun warganya selalu menyalakan lampu minyak setiap sorenya. Sampai suatu saat ada seorang laki-laki bernama Kang Badri yang nekat menciptakan listrik dari dinamo. Gagal berkali-kali dan dihina adalah makanan sehari-harinya. Sampai suatu saat dinamo yang menggunakan tenaga arus sungai itu mampu menyalakan beberapa bola lampu dirumah Kang Badri. Maka orang-orang pun percaya dan sejak saat itu Kang Badri mulai dikenal sebagai pembuat dinamo penghasil listrik. Andai saja Kang Badri gagal dan patah semangat ditengah jalan mungkin kampungnya tidak akan merasakan bola lampu dan televisi. Untung kegagalan dijadikan teman oleh Kang Badri.

Jadi, apapun usaha Anda please jangan takut gagal. Gagal adalah alarm bahwa something wrong sedang terjadi, gagal adalah indikator kalau Anda harus membuat usaha harus menjadi lebih baik. Berkat gagal kita tahu apa yang harus diperbaiki. Kalo sudah usaha gagal lagi? Coba lagi... Kalau tetap gagal lagi? Ya coba lagi... Nah kalo gagal terus? Ya coba terus dong... Sampai kapan? Saran kami “Sampai Anda berada di tempat yang bernama sukses dan bahagia”.

Buset Indonesia urutan ke2 Didunia pengguna Facebook terbesar

Hi..para sahabat sekalian blogger mania dan pecinta blog sekalian, sory berhubung udah lama tidak nambahin tulisan (Yang terkadang hasil copy paste...Jadi malu....:D) berhubung ini hari tidak ada kegiatan saya tambahin deh artikel ini hehehe....(Malu....)
Ternyata oh ternyata Negara kita tercinta Indonesia urutan ke dua loh...di dunia dengan pengguna facebook terbanyak hebat oiyyyy....

Nih dibawah hasil foto dari linknya survey facebook:
(Gambarnya di senggol aja kalau mau masuk ke linknya hehehe.....)
atau senggol link ini:http://checkfacebook.com/

Gitu dulu ya hehehe....nantikan info lainnya .

Kamis

Pendiri Apple Steve Jobs Meninggal Dunia

(ref artikel:http://techno.okezone.com/read/2011/10/06/57/511456/pendiri-apple-steve-jobs-meninggal-dunia)

CALIFORNIA - Dunia gadget internasional dirudung duka, salah satu pendiri Apple Steve Jobs dikabarkan meninggal dunia di usia ke 56 tahun. Kabar ini sangat mengejutkan, mengingat Apple baru saja mengumumkan produk terbarunya, iPhone 4S, Selasa kemarin waktu setempat. Jobs meninggal setelah kalah melawan penyakit kanker yang dideritanya sejak bebebapa tahun terakhir.

"Apple sangat kehilangan seorang yang visioner, kreatif dan jenius dalam dunia teknologi," demikian pernyataan resmi Apple, seperti dilansir Apple Insider, Kamis (6/10/2011).

"Kami semua sangat kehilangan Stebe Jobs sebagai sahabat dan guru yang menginspirasi. Steve mewariskan semangat pantang menyerah untuk membangun Apple, dan itu sangat menginspirasi kami semua," tandas perusahaan.

Steve Jobs selama ini memang dikenal sebagai tokoh kesuksesan iPhone, iPad dan iPod. Tangan dinginnya membuat Apple menjadi perusahaan disegani, namanya sendiri tercatat sebagai orang yang berpengaruh di dunia teknologi.
(tyo)

Ingin tahu Biografi Steven Jobs! Klik di sini:
http://kolom-biografi.blogspot.com/2009/10/biografi-steve-jobs-pendiri-apple.html
KAWAN-KAWAN BAGI YANG INGIN DIMUAT IKLANNYA ATAU MENGUMUMKAN ACARA UNTUK EVENT SILAHKAN KIRIM MATERI KE:fjusuf.jusuf@gmail.com(UNTUK BIAYA SUKARELA SILAHKAN KIRIM DONASI KONFIRMASI VIA Email)IKLAN AKAN KAMI TAYANGKAN TIGA BULAN